Macam-macam..

Hmmmm...macam-macam saja yang terjadi belakangan ini. Sudah lama tidak menulis disini, sebenarnya banyak yang terjadi yang seharusnya ter-record di blog ini. Tapi saya malas sekali menulis. Hari ini mood sedang ada..pekerjaan sedang menunggu, jadinya ada waktu buat menulis.
Kata orang selalu ada hikmah dari setiap kejadian. Saat ini saya sedang berharap begitu. Masalah saya dengan Bapak dan adik2 tak ada habisnya. Masalah dengan suami juga begitu. Perkawinan itu misteri yang luar biasa. Saya ini menikah sudah lebih dari 7 tahun, sebelumnya pun saya sudah pacaran dengan calon suami selama 9 tahun. Bayangkan betapa lamanya..seharusnya saya sudah mengenal dia lebih dari apa pun. Tapi ternyata tidak... Sifat dasar manusia memang tidak berubah...tapi keinginan dan hal2 di sekitar ego selalu mempengaruhi. Duh sulitnya mengerti perasaan manusia :)
Hal2 yang kita anggap sepele..ternyata berdampak luar biasa buat orang lain. Kadang2 kejujuran juga tidak membantu. Padahal katanya terus terang lebih baik daripada berbohong..
Saat ini semua hal seperti benang kusut di kepala saya. Hutang yang tidak ada habisnya, tagihan2 rumah tangga, keperluan suami, urusan Bapak, sekolah Nabila, kesehatan Rafi, dikejar target iklan, arisan, ibu mertua, kakak ipar, adik-adik, urusan dengan Bos, mobil, rumah, mesin cuci yang rusak, pembantu yang selalu pulang lebih cepat, menu masak setiap hari, bensin, handphone error, dan masalah2 lain yang tidak sempat lagi saya pikirkan. Ya ampun, bagaimana saya bisa bertahan dengan itu semua ya?
Saya berusahaaaaaa berpikiran positif..tertawa katanya bisa jadi obat stress..maka saya tertawa setiap hari. Termasuk menertawakan diri sendiri.
Untung Allah masih sayang sama saya..saya masih dikasih nikmat sehat. Biarpun kadang2 sakit sekedar masuk angin atau flu. Dan saya masih bersyukur masih punya penghasilan, paling tidak sebagian hutang bisa terhapus.
Kalau sedang susah hati seperti ini, saya terus teringat sama ibu. Bagaimana dia dulu terus bertahan di tengah badai rumah tangga orang tua saya. Seharusnya saya bisa (bertahan), karena keadaan kami lebih baik.
Menulis disini banyak membantu saya melepaskan penat saya. Apalagi saat susah begini, sulit mencari teman berbagi yang benar2 bisa mengerti.
Itulah sebabnya, saya sedang menunggu hikmah dari semua kejadian yang saya alami saat ini.
Saya ada ide, daripada mengeluh, sebaiknya melihat lagi apa yang sudah saya miliki dan patut saya syukuri.List yang patut saya syukuri:
1. Saya punya 2 anak yang lucu2, sehat dan pintar
2. Saya sehat dan gemuk (hihihi)
3. Masih bisa beli mobil biarpun nyicil
4. Ada rumah buat berteduh
5. Penghasilan saya cukup baik
6. Suami taat beragama dan (mestinya) nggak macem2 :)
7. Saya mencintai pekerjaan saya
8. Tempat saya bekerja adalah perusahaan yang cukup establish
9. Saya punya banyak teman untuk tertawa bersama
10. Saya masih bisa tertawa
11. Saya bisa beli makanan dan minuman yang saya suka setiap hari
12. Saya bisa mendengarkan musik yang menenangkan hati
wah..masih banyak dan panjang listnya..
Biarpun macam-macam yang terjadi dalam hidup saya..tak apa lah. Mungkin itu yang membuat hidup saya banyak "warna" nya.
