dyaheka

Welcome to my blog..

Thursday, December 15, 2005

Bapak

Kata orang aku banyak kesamaan dengan Bapak. Tapi dalam banyak hal aku tidak begitu menyukainya..seperti sifatnya yang sering menghakimi dan lebih suka men-doktrin ketimbang berdiskusi dan merangkul. Aku nggak mau jadi orang kayak gitu..
Dulu waktu Ibu masih ada..Bapak nyaris tidak pernah diperhitungkan, kecuali untuk menjaga perasaan Ibu saja. Bahkan pada saat2 terakhir sebelum Ibu pergi, aku masih berselisih paham dengan Bapak.
Tapi saat ini..betapa aku kasian sama Bapak. Setelah Ibu nggak ada..dia seperti kehilangan arah. Sifatnya sedikit banyak belum berubah..dia masih ingin terus menerus ikut campur dan mengatur hidup anak2-nya..tapi dibalik itu semua aku mengerti apa yang dia rasakan. Bapak pasti kesepian..dia sering bertanya, apakah Ibu hidup bahagia sama Bapak semasa hidupnya? Karena Bapak baru menyadari betapa selama ini Ibu-lah yang menjadi tiang hidup keluarga kami.
Aku berusaha untuk terus men-support Bapak dan menjadi teman bicara. Aku sendiri merasakan kehilangan yang sangat sejak kepergian Ibu..bahkan rasa kehilangan itu tidak bisa aku deskripsikan..sehingga seringnya aku menangis karena merasa kangen sama Ibu. aku jadi bisa memahami perasaan Bapak..seperti tiba2 ada yang hilang dari hidupnya.
Kadang suka kesal aku sama adik2..karena tidak bisa bertoleransi dan memberikan ruang buat Bapak di hidup mereka. Apapun yang dikatakan Bapak saat ini, itu adalah wujud dari kesepian dan kesendiriannya. Seharusnya mereka mengerti..tapi seringnya, yang aku dengar adalah keluh kesah dari Bapak bahwa mereka sulit diajak bicara. Aku juga tau bahwa adik2 ku punya cara sendiri..tapi saat Bapak membutuhkan mereka, hanya untuk bicara, mereka tak ada.
Aku tidak mau menghabiskan masa tua nanti dengan cara yang menyedihkan. Mudah2-an anak2ku nanti bisa menjadi permata dalam hidup kami..dan mudah2-an aku juga bisa menjadi penyangga dan panutan buat mereka nantinya.

1 Comments:

At 2:12 AM, Blogger Wicak said...

emang susah sih mba eka. aku juga kadang berusaha ngobrol ama bapak, cuma waktuku sedikit di rumah. :p .kadang sih aku suka sengaja-sengajain juga makan bareng ataw nonton bareng trus ngobrol dikit-dikit.. cuma emang lebih susah karena dari dulu kan kita (anak-anaknya) emang udah terbiasa ngobrol ama ibu daripada bapak. (aku juga masih suka nangis kalo inget ibu)

 

Post a Comment

<< Home